Rabu, 21 November 2012

Jamur Tiram Untuk Antikolestrol

Jamur Tiram
Khasiat jamur bagi kesehatan memang terbukti. Selain mengandung berbagai macam asam amino esensial, lemak, mineral, dan vitamin, juga terdapat zat penting yang berpengaruh terhadap aspek medis. Tidak heran jika sejak berabad-abad lalu, jamur sudah menjadi makanan istimewah dan digemari oleh banyak orang. Secara turun – temurun masyarakat jepang dan cina sudah melengkapi menu makanannya dengan jamur. Bukan saja kelezatannya yang dirasa, tetapi juga karena nilai gizinya yang tinggi. Orang Yunani kuno Percaya bahwa dengan memakan jamur dapat menyebabkab seseorang menjadi lebih kuat, sehat, berani, dan perkasa. Fir’aun, Raja mesir yang terkenal sangat keji, adalah salah seorang penghobi berat makan jamur. Saking istimewahnya, raja menyebut jamur sebagai makanan para dewa.
Kandungan gizi
Jamur, tidak hanya menyedapkan, tetapi juga mempunyai kandungan gizi cukup baik. Komposisi kimia yang dikandungnya bergantung pada jenis dan tempat tumbuhnya. Dari hasil penelitian, rata – rata jamur menghasilkan atau mengandung 19 sampai 35 % protein. Dibandingkan dengan beras (7.38 %) dan gandung (13.2 %), ia berkadar protein lebih tinggi. Asam Amino Esensial yang terdapat pada jamur, ada sekitar sembilan jenis dari 20 asam amino yang dikenal. Yang lebih istimewa, 72 % lemaknya adalah lemak tidak jenuh, jamur juga mengandung berbagai jenis vitamin, antara lain B1 (tiamin), B2 (riboflavin), niasin, dan biotin. Selain elemen mikro, jamur juga mengandung berbagai jenis mineral antara lain K, P, Ca, Na, Mg, dan Cu. Kandungan serat ada sekitar7,4 sampai 24,6 % sangat baik bagi pencernaan. Jamur juga dikenal mempunyai kandungan kalori yang sangat rendah sehingga cocok bagi pelaku diet. Hasil studi Massachusett University menyimpulkan bahwa riboflavin, asam nikotinat, pantotenat, dan biotin (Vitamin B) masih terpelihara dengan baik meskipun jamur telah dimasak. Hasil penelitian dari Beta Glucan Health Center menyebutkan bahwa jamur tiram (Plaurotus Ostreatus) mengandung senyawa pleuran, yang terdiri atas protein (19 – 30 % ), karbohidrat (50 – 60 %), asam amino, Vit B1 (Tiamin), B2 (ribonflavin), Vit C dan mineral Ca, Fe, Mg, Fosfor, K, S, dan Zn. Di jepang, jamur tiram tersebut sebagai antitumor, menurunkan kolesterol, dan antioksidan.
 Para penelitian dari Ujagar Group (India) menyampaikan bahwa jamur tiram memiliki nilai nutrisi yang sangat bagus dengan alasan 100 % sayuran dan bersih; mengandung protein tinggi dan kaya Vitamin – nimeral; rendah karbohidrat, lemak, dan kalori; bagus untuk liver, pasien diabebtes, dan menurunkan berat badan; berserat tinggi, membantu pencernaan; antiviral dan antikanker; mudah memasaknya dan mudah dicerna; dan jamur tiram merupakan jamur yang paling enak rasanya dibangkan dengan jamur pangan lainnya.
Dari hasil penelitian  Departemen Sains, Kementrian Industri Thailand, jamur tiram (Pleurotus Ostreatus) mempunyai kandungan protein 5,94 %, karbohidrat 50,59 %, serat 1,56 %, lemak 0,17, dan abu 1,14 %. Per 100 gram jamur tiram segar, mengandung 65 kalori, 8,9 mg, kalsium 1,9 mg, besi 17,0 mg, fosfor 0,15 mg vitamin B-1 0,75 mg vitami B-2, dan 12, 40 mg vitamin C. Jamur juga mengandung folix aci (asam folak) yang cukup tinggi, konon mempu menyembuhkan anemia
Antikolestrol
Saat ini beberapa jamur digunakan sebagai obat untuk melawan kolestrol, kanker, dan AIDS. Senyawa aktif jamur yang terkandung dikabarkan dapat sebagai anti jamur, antibakteri, dan antivirus; dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh; dan membunuh serangga dan nematoda, pada tahun 1960, para peneliti berhasil menemukan pengaruh beberapa jamur sebagai antitumor. Komponen aktif yang dimaksud adalah polisakarida, dan khususnya adalah Beta-D-Gluucans. Sebagai standarisasi produk dari jamur tiram (Pleurotus Ostreatus dan P. eryngii) disebut plovastin yang dipasarkan sebagai suplemen penurun kolestrol. Komponen aktif dari Plovastin adala statin, secara baik dapat menghambat metabolismen kolesterol di dalam tubuh manusia (Itzkovich, 2001)

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar