Jumat, 22 Maret 2013

Hakekat dan Tujuan Belajar


1.Hakikat Belajar
Dalam pengertian belajar kata yang sangat penting untuk dibahas yaitu kata “change” atau perubahan. Ketika kata perubahan dibicarakan dan dipermasalahkan maka kata itu bagian dari masalah belajar. Inti dari pengertian dari belajar yaitu masalah perubahan yang terjadi dalam diri individu yang belajar. Seseorang yang melakukan aktivitas belajar dan diakhiri dari aktivitasnya itu telah memperoleh perubahan dalam dirinya dengan pemilikan pengalaman baru, maka seseorang itu telah melakukan kegiatan belajar. Maka dapat disimpulkan bahwa hakikat belajar merupakan perubahan dan setiap perubahan adalah hasil belajar (Hamalik, 2009).
Menurut pengertian secara psikologis, belajar merupakan suatu proses perubahan yaitu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Perubahan- perubahan tersebut akan nyata dalam seluruh aspek tingka laku. Pengertian belajar dapat didefinisikan sebagai berikut: “ belajar adalah suatu proses usaha yang yang diilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingka laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya senndiri dalam interaksi dengan lingkungannya.”
Model dimensi belajar meliputi lima dimensi, yaitu: 1) sikap dan persepsi yang positif, 2)  pemerolehan dan pengintgarasian pengetahuan, 3) perluasan dan penghalusan pengetahuan, 4) penggunaan pengetahuan secara bermakna, 5)  kebiasan berpikir positif  (Made Wena, 2009: 247).
a.    Syarat- syarat belajar, yaitu:
1)      Siswa-siswa harus mempunyai motivasi yang kuat untuk merubah tingkah langkunya.
2)      Siswa harus menyadari betapa tidak memadainya tingkah lakunya sekarang yang dimilikinya.
3)      Siswa-siswa harus mempunyai gambaran yang jelas mengenai tingkah laku yang ingin dijadikan sebagai miliknya.
4)      Para siswa harus mempunyai kesempatan unntuk melaksanakan tingkah laku yang patut baginya.
5)      Para harus menyediakan serangkaian bahan yang layak baginya, untuk menerrimanya perubahan yang lebih baik (Nurwanita, 2005 : 109).
2.   Tujuan Belajar
Tujuan belajar yang utama ialah bahwa apa yang dipelajari itu berguna di kemudian hari, yakni membantu kita untuk dapat terus dengan cara yang lebih mudah. Hal ini ini dikenal sebagai transfer belajar (Nasution, 1982: 3).
                        Adapun ciri- ciri perubahan  tingkahlaku  dalam pengertian belajar adalah  sebagai berikut:
a.       Perubahan terjadi secara sadar
Ini berarti bahwa seseorang akan menyadari terjdinya perubahan itu atau sekurang- kurangnya ia merasakan telah terjadi adanya perubahan dalam dirinya. Misalnya ia menyadari bahwa pengetahuannya bertambah, kecakapannya bertambah, kebiasaanya bertambah.
b.      Perubahan dalam belajar bersifat kontinyu dan fungsional
Sebagai hasil  belajar, perubahan yang terjadi dalam diri seseorang berlangsung secara berkesenambungan, tidak statis.  Satu perubahan yangg  terjadi akan menyebabkan perubahan berikutnnya. Misalnya jika seseorang anak belajar menulis, maka ia akan mengalami perubahan  dari tidak dapt menulis menjadi  dapat  menulis.
c.       Perubahan dalam belajar bersifat positif dan aktif
Dalam perbuatan belajar, perubahan itu senantiasa bertambah dan tertuju untuk memperoleh sesuatu atau lebih baik dari sebelumnya. Misalnya perubahan tingkahlaku karena usaha orang yang bersangkutan. Misalnnya perubahan tingkahlaku karena usaha orang yang bersangkutan. 
d.       Perubahan dalam belajar bukan bersifat sementara
Perubahan sementara atau termporer terjadi hanya untuk beberapa  saat saja, seperti berkeringat, keluar air mata bersin, menagis, dan sebagainya. Misalnya kecakapan seorang anak  dalam memainkan piano setelah belajar, tidak akan hilang begitu saja melainkan akan terus dimilki dan makin berkembang.
e.       Perubahan dalam belajar bertujuan atau terarah
Ini berarti bahwa perubahan tingkahlaku itu terjadi karena ada tujuan yang akan dicapai. Misalnya seseorang yang mengajar mengetik, sebelumnya sudah menetapkan apa yang mungkin dapat dicapai dengan belajar mengetik.
f.       Perubahan mencakup seluruh aspek aspek tingkah laku
Perubahan yang diperoleh  seseorang setelah melalui  suatu proses belajar meliputi perubahan keseluruhan tingkah laku. 

DAFTAR PUSTAKA
 
                 Hamalik, Oemar. Kurikulum dan Pembelajaran. Edisi Revisi; Jakarta: PT. Bumi Askara, 2009.
  
             Nasution. Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar dan Mengajar.Jakarta: PT. Bumi Askara, cet. Ke-12, 2008.
 
              Nurwanita. Ilmu Jiwa Umum. Makassar: Yayasan Pendidikan Makasaar (YAPMA), 2005.

       Wena, Made. Strategi Pembelajaran Inovatif  Kontemporer Suatu Tinjauan Konseptual Operasiaonal. Jakarta: Bumi Askara, cet. Ke-3, 2009.


Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar